Soundtrack Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang 10 Juli di Bioskop

Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan menjadi elemen penting yang menghidupkan kisah Jonathan dan Sore. Film ini resmi tayang di bioskop mulai 10 Juli 2025 dan merupakan adaptasi dari webseries populer berjudul Sore yang dirilis pada 2017. Dengan sentuhan khas sutradara Yandy Laurens, film ini hadir dalam versi yang lebih emosional, matang, dan memikat.

Ayah Bunda, daya tarik utama film ini bukan cuma cerita yang unik. Musik dan lagu-lagu yang digunakan berhasil membungkus setiap adegan dengan perasaan yang kuat. Kalau Ayah Bunda sempat menonton trailernya, pasti sudah terasa bagaimana musiknya menyatu sempurna dengan suasana film. Yuk, simak sinopsis singkat dan daftar soundtrack yang bikin film ini makin berkesan!

Sinopsis Film Sore: Istri dari Masa Depan

Film ini menceritakan tentang Jonathan, seorang fotografer yang gemar berkeliling dunia. Dalam perjalanannya, ia bertemu Sore, seorang perempuan misterius yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan. Pertemuan itu bukan kebetulan, karena Sore datang dengan satu misi: mengubah hidup Jonathan sebelum semuanya terlambat.

Konflik dalam film ini lebih mendalam dibanding versi webseries-nya. Walau temanya masih berputar pada konsep waktu dan takdir, dinamika hubungan Jonathan dan Sore kini terasa lebih kompleks dan emosional. Ayah Bunda akan diajak untuk merenungi makna kehidupan, cinta, dan kesempatan kedua dalam balutan cerita yang sinematik dan menyentuh hati.

Baca juga: Peran Orang Tua dalam Proses Belajar Musik Anak

Deretan Soundtrack Film Sore yang Penuh Makna

Yandy Laurens tak asal memilih lagu untuk film ini. Setiap soundtrack dipilih untuk memperkuat emosi dari adegan yang ditampilkan. Dengan total durasi dua jam, film ini menghadirkan berbagai lagu familiar yang siap menyentuh hati penonton, termasuk Ayah Bunda di rumah. Berikut daftar lengkapnya:

1. Forget Jakarta – Adhitia Sofyan

Lagu ini menjadi pembuka suasana film dengan nada yang melankolis dan tenang. Liriknya menggambarkan penyesalan yang dalam, sangat cocok untuk menggambarkan tokoh Jonathan di awal cerita. Ayah Bunda akan merasakan nuansa sunyi yang penuh perenungan.

2. Gaze – Adhitia Sofyan

Masih dari Adhitia Sofyan, lagu ini menambah keintiman dalam beberapa adegan. Musiknya sederhana tapi menyentuh, cocok untuk momen saat Jonathan mulai membuka hati. Lagu ini juga mempertegas elemen romantis dalam cerita.

3. Hingga Ujung Waktu – Sheila On 7

Siapa yang tak kenal lagu legendaris satu ini? Dipakai pada momen penting, lagu ini menambah kehangatan dan harapan dalam hubungan Jonathan dan Sore. Irama dan liriknya begitu pas menggambarkan cinta yang bertahan hingga akhir.

4. Pancarona – Barasuara

Lagu ini membawa warna berbeda dengan energi yang lebih kuat. Digunakan dalam adegan yang penuh konflik, Pancarona menambah ketegangan dan dinamika emosional dalam film. Beat-nya sangat cocok menggambarkan gejolak batin para karakter.

5. Terbuang dalam Waktu – Barasuara

Inilah lagu yang paling emosional dalam film, Ayah Bunda. Yandy Laurens sendiri membongkar aransemen lagu ini menjadi bagian-bagian kecil seperti drum, piano, dan vokal. Ia menyusun ulang semuanya agar pas dengan ritme adegan. Lagu ini bukan sekadar musik latar, tapi jadi jantung cerita.

6. Fala – Miran Hadzi-Veljkovic

Lagu ini menghadirkan suasana futuristik dan misterius, cocok menggambarkan sosok Sore yang datang dari masa depan. Aransemennya modern dan atmosferik, membuat film terasa lebih dalam dan filosofis. Ayah Bunda dijamin akan ikut terbawa perasaan saat lagu ini diputar.

Baca juga: Selain Teknik Musik, Ini Hal Lain yang Dipelajari dari Kelas Sunar Sanggita

Sutradara Bongkar Komposisi Musik Sendiri

Yang menarik, Ayah Bunda, Yandy Laurens tidak hanya menjadi sutradara. Ia juga ikut terlibat langsung dalam pengolahan musik film ini. Salah satu momen paling mengharukan adalah saat ia memperdengarkan lagu Terbuang dalam Waktu kepada sang produser di parkiran sebelum rapat. Mereka berdua sampai menangis karena merasa lagu tersebut sangat cocok dengan tema cerita.

Yandy mengakui bahwa musik dalam film ini bukan sekadar tempelan. Ia membongkar dan menyusun ulang komposisi lagu sesuai kebutuhan adegan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya proses kreatif dalam menyatukan cerita dan musik, demi menghadirkan pengalaman sinematik yang maksimal bagi penonton.

Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan bukan hanya pelengkap, tapi bagian penting dari cerita. Lagu-lagu pilihan mampu menghidupkan emosi dan memperkuat pesan film. Ayah Bunda pasti akan merasakan sendiri bagaimana tiap nada dan liriknya menyatu dengan adegan.

Kalau Ayah Bunda atau buah hati jadi terinspirasi belajar musik setelah menonton film ini, jangan ragu untuk mulai langkah pertamanya. Daftarkan segera ke Sekolah Musik Sunar Sanggita dan hubungi 0811286645. Siapa tahu, Ayah Bunda atau si kecil bisa jadi musisi hebat berikutnya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart
Scroll to Top